Friday, July 3, 2026

Radiasi Internet

 Suatu waktu aku pernah menemukan reels di Instagram tentang bahaya radiasi smartphone dan wifi (internet) bagi otak.

Ternyata, ada alasan mengapa banyak orang zaman sekarang sering bangun tidur dengan rasa lelah yang tetap dirasa. Seolah tidur bukan lagi kegiatan yang bisa mengistirahatkan tubuh. Ternyata, hal itu dipengaruhi karena paparan radiasi selama kita tidur. Dari jaringan wifi yang menyala sepanjang hari, apalagi jika router tersebut dipasang di kamar. Juga dari smartphone yang sepertinya sudah menjadi kebiasaan untuk meletakannya di tempat yang selalu terjangkau oleh kita. Maka radiasi itu akan terus terpapar ke otak kita.

Jadi, ketika kita tidur, otak kita tidak benar-benar istirahat. Otak dipaksa tetap aktif karena adanya radiasi-radiasi dari gadget di sekitar kita. Oleh karena itu, akan lebih baik jika kita tidur, jauhkan semua gadget dari sekitar kita. Taruh di luar ruangan, jangan ada dalam satu ruangan dengan kita.

Di hari lainnya, aku juga menemukan saran dari salah satu influencer @olevelove agar para perempuan usahakan sudah tidak memegang smartphone, tidak mengakses internet apapun baik media sosial maupun aplikasi chatting sejak memasuki waktu maghrib. Kondisikan tubuh untuk istirahat, jeda dari kegiatan bersosial media agar tubuh dan otak punya waktu untuk istirahat dari radiasi-radiasi gawai tersebut.

Semakin sering, semakin lama kita terpapar radiasi, otak akan terus aktif dan seolah tidak ada istirahatnya, itualh yang membuat pikiran kita terasa penuh, selalu aktif dan terus-terusan merasa lelah. Karena memang sehari-hari, seharian penuh, kita terkontak dengan gawai di sekitar kita, radiasinya secara tidak sadar selalu menyelimuti kita, maka tidak heran tubuh dan pikiran kita selalu merasa lelah bahkan saat kita bangun tidur.

Pernah juga aku membaca postingan Kak @denahaura tentang habit yang akhir-akhir ini sedang beliau terapkan yaitu mengurangi penggunaan gadget dan meletakkannya di luar ruangan. Yaa, intinya sama lah, yaa.

Jadi, dari ketika informasi yang ternyata saling berkaitan itu, sejak awal tahun aku mulai membangun habit untuk:

1.       Mengurangi penggunaan smartphone atau gadget lainnya (tab, laptop, dll) yang memiliki atau memancarkan radiasi sejak maghrib

2.       Meletakkan barang-barang tersebut di ruangan yang berbeda

Hasilnya, beberapa bulan belakangan aku bisa lebih fokus sama kegiatan-kegiatan di dunia nyata. Bisa menyelesaikan lebih banyak rencana yang tadinya masih tersimpan sebagai wacana. Otak dan pikiran lebih plong karena apa yang aku pikirkan bisa aku tuangkan, nggak banyak menumpuk di kepala.

This entry was posted in

0 komentar: