Showing posts with label Review Buku. Show all posts
Showing posts with label Review Buku. Show all posts

Saturday, February 7, 2026

Review Grounded

Ada hal yang kupelajari dari Feek, salah satu tokoh di novel grounded, "kalau datang inspirasi, kapanpun, dimanapun, TULIS" karena kalau nggak, bisa lupa walaupun cuma 5 menit kemudian.

Hahaha, ini relate banget sama aku. Pokoknya kalau muncul apa di pikiran, mending kangsung tulis, deh, daripada lupa. Masalahnya, walaupun lupa, nanti keingetan lagi, yg ada bikin kepala penuh.

Saturday, September 23, 2023

CADL



Apa yang kamu pikirkan kalau salah satu huruf harus dihilangkan di dunia? Huruf apa yang akan kamu hilangkan?

Cad*l bercerita tentang sebuah wilayah bernama Wiranacita yang harus menghilangkan satu buah huruf atas perintah Zaliman, pemimpin Wiranacita. Semua buku yang mengandung huruf tersebut disortir dan harus dimusnahkan. Ivan harus membantu penyortiran ini dan menjadi mata-mata bagi Zaliman. Ada juga yang harus mengganti nama dan identitas agar tidak ditangkap Zaliman. Sungguh merepotkan warga Wiranacita.


Ceritanya unik. Bagaimana bisa salah satu huruf harus dihilangkan dari dunia? Membuat repot saja, tapi ternyata buku ini bisa mengabulkannya. Banyak istilah baru yang kutemukan di buku ini seperti Lapik. Dari buku ini juga aku jadi tau banyak kata ganti atau sinonim yang bisa digunakan untuk mengganti kata lainnya seperti hari Selasa yang diganti Anggara.

Untuk yang suka cerita yang tidak biasa dan menghibur, aku rekomendasikan novel ini ❣️

Thursday, September 14, 2023

A Man Called Ove



Kakek Ove adalah kakek yang grumpy, jutek, dan dingin. Tetapi sebenarnya hatinya lembut. Ia hanya tidak bisa mengungkapkannya secara terang-terangan, itu semua karena ia terbiasa hidup keras dan tegas. Aku ingat ada momen dimana ia membuatkan keranjang bayi untuk Parvaneh yang sedang hamil besar, atau ketika ia membuatkan rak buku untuk istrinya meskipun ia sendiri tidak suka buku. 


Ia juga menikah dengan Sonja yang menyukai buku dan wanita yang lembut dan penyayang. Mereka bertemu ketika Kakek Ove ingin pergi naik kereta dan Sonja menjatuhkan bukunya di stasiun dan Kakek Ove ingin mengembalikannya.

Enam bulan setelah kematian istrinya Kakek Ove juga hendak mengakhiri hidupnya karena merasa tidak sanggup hidup tanpa Sonja. Ia berusaha berkali-kali ingin bunuh diri tetapi gagal karena terganggu tetangganya, Parvaneh dan keluarganya.



Aku suka interaksi antara Kakek Ove dan tetangganya. Banyak kejadian lucu yang kutangkap, padahal banyak teman bookstagram yang bilang kisah kakek Ove menyedihkan.

Aku sangat merekomendasikan buku ini untuk kamu yang suka cerita yang bukan hanya menghangatkan namun juga menghibur ☺😇

The 100 Year Old Man Who Climbed Out of The Window and Dissapeared

Allan Karlsson adalah seorang kakek tua yang berusia 100 tahun yanag tinggal di panti jompo. Di hari ulang tahunnya yang keseratus ia melarikan diri dengan hanya memakai sendal selop cokelat padahal ulang tahunnya akan dirayakan dan dihadiri oleh walikota dan pers. Allan kabur dan membawanya berpetualang bersama komplotan kriminal dan gajah! Iya, seekor gajah.

Novel ini bertemakan politik tapi bukan politik yang berat. Banyak kejadian politik dunia yang disajikan. Seperti bertemunya Allan dengan tokoh komunis Cina juga Henry Truman wakil presiden Amerika. Dia juga bertemu dengan adik Albert Einsten, Herbert yang kecerdasannya berbanding terbalik dengan Einsten. Allan juga bertemu Pastor sinting di Iran. Di akhir, ia juga bertemu dengan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, lho.

Alurnya maju mundur bergantian antara masa petualangan Allan dengan komplotan kriminal dam masa lalu Allan bersama tokoh politik dunia selama usianya yang menginjak 100 tahun.

Aku yang seperti Allan, sama-sama tidak suka politik tapi justru disuguhkan bacaan politik sangat terhibur dengan novel ini. Banyak kejadian lucunya malah 🤣🤣🤣 Terima kasih kak @sulhanhabibi atas racunnya, sangat menghibur 🙏🤣

Untuk kalian yang ingin bacaan politik ringan dan menghibur aku sarankan membaca buku ini.

Monday, September 11, 2023

Last Tang Standing



Andrea Tang merupakan klan Tang yang masih menjomblo di usia hampir menginjak 30 th. Bersama Linda sepupu sekaligus sahabatnya ia mengarang bahwa mereka sudah memiliki pacar yang sukses dan mapan. 

Tahun baru Cina dan acara kumpul keluarga merupakan momen yang patut dihindari bagi para perempuan lajang di usia mendekati 30an. Para sesepuh, sepupu, tante dan keponakan akan menanyakan "mana pasangan kalian?"


Menurutku premisnya menarik. Kocag dan menghibur sekali 🤣 Aku suka cara penulis bercerita. Di awal aku sudah disugukan scene yang lucu dan menghibur. Banyak anotasi yang kutandai sebagai peristiwa yang lucu. Ceritanya bersetting di Singapura dan London juga Cina.


Kalian usia berapa dan apakah sudah memiliki pasangan? Wkwkwk 🤣🤣🤣

Btw, Happy Monday, peeps, jangan stres-stres ya sama hari Senin. Nikmati saja dengan baca yang kocag-kocag sepertiku. Hihi..

Home Sweet Loan



Home sweet loan berkisah tentang Kaluna, Tanish dan Danan juga Kamamiya, dan pencarian rumah di daerah elit Jakarta. Mereka sering mencari rumah namun dikerjai agen properti daerah Jakarta. Apartemen lingkungan yang kurang sesuai dengan incaran sering kali ditawarkan agen properti. 

Novel ini juga menceritakan kisah perjuangan Kaluna yang menjadi tulang punggung keluarga di tengah himpitan ekonomi yang bisa dibilang tidak terlalu sulit namun tidak mewah juga. Pergelutan batin antara orang tua dan saudara juga keponakan yang tinggal dalam satu rumah. Kisah percintaan Kaluna dan Hansa juga calon mertua yang serba ada jadi membuat posisi Kaluna sulit menyesuaikan diri.

Yang kusuka dari novel ini bahasanya lugas dan jelas, tidak bertele-tele, alurnya juga sangat nyaman diikuti. Buat yang suka cerita perkotaan aku rekomendasikan novel ini untuk kalian baca.

Kalau kalian ada cerita apa dengan agen properti perumahan/apartemen?

Btw, happy weekend, peeps! ❣️

Saturday, September 9, 2023

Laut Bercerita



Laut bercerita mengisahkan tentan Biru Laut dan kawan-kawan aktivisnya. Mereka membuat perkumpulan rahasia di sebuah rumah kosong tak berpenghuni. Mereka merombak rumah itu dari nol menjadi markas sebagai base camp. Mereka membersihkan, mengecat dan merapikan rumah kosong yang tadinya kotor dan bau pesing menjadi lebih layak dijadikan markas perkumpulan para pemuda-pemudi.

Sudut pandang diambil dari sisi Laut. Ia menarasikan setiap tokoh dengan detil dan jelas, karakternya, kelebihan dan kekurangan para tokoh itu sebabnya banyak narasi yang panjang. Awalnya aku agak bingung dengan banyaknya tokoh, tetapi seiring berjalannya alur cerita aku mulai memahami para tokoh juga karakternya satu persatu. Aku juga suka kehangatan keluarga Laut.

Bagiku novel ini berkarakter gelap, itu sebabnya banyak scene yang kutandai dengan sticky note berwarna gelap. Banyak adegan penyiksaan yang kurasa cukup kejam penggambarannya. Alurnya bergantian antara saat ini ketika Laut disiksa dan narasi momen lainnya.

Membaca kisah Laut bercerita membuatku mengingat momen masa kecil di mana kerusuhan terjadi. Tempat tingglku terletak di belakang deretan ruko dan mall. Banyak penjarahan terjadi, ruko dan mall dibakar dan kejadian menyeramkan lainnya.

Kalau kalian, adakah momen 98 yang kalian ingat?